| 6/09/2015 |
| Sistematika pembuatan film |
Film merupakan salah satu aplikasi multimedia yang menonjolkan kreasi baru dalam mengungkapkan ide dan gagasan seseorang. Seiring perkembangan teknologi multimedia, manipulasi image dan pembuatan efek memungkinkan pembuatan film menjadi lebih bagus dan bervariasi.
Terdapat berbagai jenis film, antara lain, film dokumenter, video pendek, company profile, dan yang lainnya. Pada dasarnya, sistematika pembuatan semua jenis film hampir sama.
Adapun tahapan-tahapannya adalah sebagai berikut :
A. Tahap Persiapan (Pra Produksi) Persiapan dapat terdiri dari skenario, skrip, storyboard, anggaran, perlengkapan, dan yang lainnya. Skenario merupakan bentuk tertulis dari keseluruhan film. Skenario adalah cerita dalam bentuk dasar rangkaian dan adegan-adegan yang tidak dirincikan. Skrip terdiri dari rincian naskah siap produksi yang berisi sudut pengambilan (angle) secara rinci dan spesifik serta bagian-bagian kegiatan. Storyboard merupakan sketsa dari momentum kunci aktivitas, dapat disamakan dengan suatu Comic-Strip. Storyboard berisikan penjelasan gerak, suara, sudut pandang kemera berikut tuntunannya.
B. Tahap Pengumpulan Materi Tahap pengumpulan materi terdiri dari pengambilan gambar video (shooting), audio, gambar diam, teks, dan animasi.
C. Tahap Perekaman (Production) Tahap perekaman merupakan hasil transfer materi ke dalam aplikasi pengolah video atau yang dikenal dengan istilah capture. Proses transfer dari kamera ke komputer memerlukan konsentrasi untuk mendapatkan kualitas gambar yang maksimal. Proses ini bisa menggunakan alat penghubung yang dikoneksikan dari kamera ke komputer. Dalam PC, konektor bisa dihubungkan melalui USB, FireWire atau PCI.
D. Tahap Akhir (Post Production) 1.Tahap Penggabungan Tahap penggabungan adalah proses penyatuan materi untuk diedit sehingga menghasilkan film yang menarik. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melakukan pengeditan, yaitu : ~ Pemotongan Gambar ~ Pemberian efek tulisan ~ Transisi Gambar ~ Pemberian efek suara ~ Penggabungan (Rendering) 2.Tahap Keluaran Tahap keluaran merupakan hasil akhir pengeditan film. Hasil akhir bisa ditentukan untuk ditampilkan ke dalam berbagai format media, sperti video, film, VCD, DVD atau yang lainnya. |
posted by unegna @ 19.10   |
|
|
|
|
| Editing dalam Film Dokumenter |
Sebuah film dokumenter baru bisa dibentuk di editing. Untuk itu seorang editor bersama sutradara dan penulis skenario diharuskan menonton semua hasil shooting. Setelah itu kita bisa memulai editing di atas kertas, menentukan bentuk yang kita inginkan. Sementara kita melakukan ini, proses capture / digitize bisa dilakukan. Istilah Tekhnis Editing
Metode Editing terbagi menjadi 2, yaitu CUT dan TRANSISI - Cut, yaitu proses pemotongan gambar secara langsung tanpa adanya manipulasi gambar
- Transisi, merupakan proses pemotongan gambar dengan menggunakan transisi perpindahan gambar
Optical Effect secara garis besar terbagi menjadi 3, yaitu sebagai berikut:
- Wipe, perpindahan gambar dengan menggeser gambar lainnya. Wipe meliputi banyak transisi, antara lain wipe, slide, dll.
- Fade, gambar secara perlahan muncul atau menghilang. Fade meliputi fade in, fade out dan dissolve
- Super impose, dua gambar atau lebih yang muncul menumpuk dalam satu frame. Dengan adanya tekhnologi komputer, transisi tidak lagi didasari oleh perpindahan gambar. Kita bisa menggunakan transisi berdasar elemen/bagian dari gambar, baru kemudian disambung dengan bagian lain dari gambar tersebut sampai gambar tersebut menjadi utuh.
TIPS Pergunakan transisi sesuai dengan tujuan yang ingin kita capai. Penggunaan transisi secara berlebihan dan tidak tepat akan memberi kesan yang tidak baik bagi film kita.
|
posted by unegna @ 19.06   |
|
|
|
|
| |
| About Me |
|
![]()
Name: unegna
Home: malang, jawa timur, Indonesia
About Me: ada cowok, ada cewek, ditengah2 ad aq...
hmm...apaaaa yaaa??????
jangan lupa tinggalin comment kalian yach....
See my complete profile
|
| Previous Post |
|
| Archives |
|
|
| Sidebar Section |
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Duis ligula lorem, consequat eget, tristique nec, auctor quis, purus. Vivamus ut sem. Fusce aliquam nunc vitae purus. |
| Links |
|
|
 |
|