Audio Visual
6/09/2015
Editing dalam Film Dokumenter

Sebuah film dokumenter baru bisa dibentuk di editing. Untuk itu seorang editor bersama sutradara dan penulis skenario diharuskan menonton semua hasil shooting. Setelah itu kita bisa memulai editing di atas kertas, menentukan bentuk yang kita inginkan. Sementara kita melakukan ini, proses capture / digitize bisa dilakukan.

Istilah Tekhnis Editing

Metode Editing terbagi menjadi 2, yaitu CUT dan TRANSISI

  1. Cut, yaitu proses pemotongan gambar secara langsung tanpa adanya manipulasi gambar
  2. Transisi, merupakan proses pemotongan gambar dengan menggunakan transisi perpindahan gambar

Optical Effect secara garis besar terbagi menjadi 3, yaitu sebagai berikut:

  1. Wipe, perpindahan gambar dengan menggeser gambar lainnya. Wipe meliputi banyak transisi, antara lain wipe, slide, dll.
  2. Fade, gambar secara perlahan muncul atau menghilang. Fade meliputi fade in, fade out dan dissolve
  3. Super impose, dua gambar atau lebih yang muncul menumpuk dalam satu frame. Dengan adanya tekhnologi komputer, transisi tidak lagi didasari oleh perpindahan gambar. Kita bisa menggunakan transisi berdasar elemen/bagian dari gambar, baru kemudian disambung dengan bagian lain dari gambar tersebut sampai gambar tersebut menjadi utuh.


TIPS
Pergunakan transisi sesuai dengan tujuan yang ingin kita capai. Penggunaan transisi secara berlebihan dan tidak tepat akan memberi kesan yang tidak baik bagi film kita.

posted by unegna @ 19.06  
0 Comments:

Posting Komentar

<< Home
 
 
About Me

Name: unegna
Home: malang, jawa timur, Indonesia
About Me: ada cowok, ada cewek, ditengah2 ad aq... hmm...apaaaa yaaa?????? jangan lupa tinggalin comment kalian yach....
See my complete profile
Previous Post
Archives
Sidebar Section

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Duis ligula lorem, consequat eget, tristique nec, auctor quis, purus. Vivamus ut sem. Fusce aliquam nunc vitae purus.

Links

Free Blogger Templates

BLOGGER